Contoh Non Disclosure Agreement Bahasa Indonesia

  • Post author:
  • Post category:Uncategorized

Non-disclosure agreements (NDAs) are legal documents that are used to protect confidential information. These agreements are a common tool in the business world, where companies need to share sensitive information with employees, contractors, or third-party vendors.

In Indonesia, NDAs are often referred to as perjanjian kerahasiaan or PKS. These agreements are governed by Indonesian law and must comply with local regulations and legal requirements.

Contoh Non Disclosure Agreement Bahasa Indonesia

Berikut adalah contoh perjanjian kerahasiaan yang dapat digunakan dalam bahasa Indonesia:

Perjanjian Kerahasiaan

Antara [Nama Perusahaan], sebuah perusahaan yang terdaftar di Indonesia, dengan alamat terdaftar di [Alamat Perusahaan], selanjutnya disebut sebagai “Pihak Pertama”, dan [Nama Penerima], seorang individu yang beralamat di [Alamat Penerima], selanjutnya disebut sebagai “Pihak Kedua”, dan secara kolektif disebut sebagai “Para Pihak”.

Kami, Para Pihak, dengan ini setuju untuk memasuki perjanjian kerahasiaan yang mengatur pengungkapan dan penggunaan informasi rahasia yang terkait dengan kegiatan bisnis Pihak Pertama.

1. Definisi

Dalam perjanjian ini, “Informasi Rahasia” berarti informasi, data, atau materi apa pun yang dihasilkan oleh atau untuk Pihak Pertama dalam kaitannya dengan bisnis atau operasi perusahaan Pihak Pertama, yang tidak secara umum diketahui atau tersedia untuk umum, dan yang jika diungkapkan dapat menyebabkan kerugian pada Pihak Pertama.

2. Kewajiban

Pihak Kedua setuju untuk menjaga kerahasiaan Informasi Rahasia dan tidak akan mengungkapkannya kepada pihak lain tanpa terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pihak Pertama.

3. Keterbatasan

Kewajiban Pihak Kedua pada perjanjian ini tidak berlaku untuk informasi yang sudah diketahui oleh pihak ketiga atau informasi yang terungkap melalui sumber yang sah tanpa melanggar perjanjian ini.

4. Durasi

Perjanjian ini akan berlaku selama periode waktu yang disepakati oleh Para Pihak dan berakhir pada tanggal yang ditentukan dalam perjanjian tersebut.

5. Penyelesaian Sengketa

Apabila terjadi perselisihan antara Para Pihak terkait dengan isi perjanjian ini, maka Para Pihak akan berusaha menyelesaikan sengketa tersebut secara musyawarah untuk mencapai mufakat.

6. Hukum yang Berlaku

Perjanjian ini tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia dan semua perselisihan yang timbul dalam kaitannya dengan perjanjian ini akan diselesaikan oleh pengadilan yang berwenang di Indonesia.

7. Perlindungan Kepentingan

Perjanjian ini dimaksudkan untuk melindungi kepentingan Pihak Pertama secara mutlak dan tidak akan dianggap sebagai penyerahan hak atau pengakuan atas hak kekayaan intelektual atau kekayaan industri yang dimiliki oleh Pihak Pertama.

Para Pihak menyatakan telah membaca, mengerti, dan setuju untuk terikat oleh perjanjian ini.

Ditetapkan dan ditandatangani pada tanggal ________, di ______________________.

Pihak Pertama: _____________________________

[Nama Perusahaan]

Oleh: _____________________________

[Tanda Tangan]

Pihak Kedua: _____________________________

[Nama Penerima]

Oleh: _____________________________

[Tanda Tangan]

Kesimpulan

Dalam bisnis modern, NDAs atau perjanjian kerahasiaan adalah instrumen penting yang digunakan untuk melindungi informasi rahasia dan data penting. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa mereka memiliki NDAs yang kuat dan memenuhi persyaratan hukum yang relevan. Dalam contoh NDA bahasa Indonesia di atas, perjanjian diatur oleh hukum Indonesia dan menyediakan perlindungan yang kuat bagi perusahaan dan para pihak yang terlibat dalam pertukaran informasi rahasia.